
Orang yg dikenal sebagai Plasabas ni diduga terlibat dlm serangan cyber yg merontokkan 40 situs web pemerintah. Serangan itu terjadi sebelum aktivis dari seluruh dunia berpartisipasi dlm gerakan protes November 5 Million March Mask, seperti yg dikutip dari Softpedia (14/11).
Plasabas ditahan oleh petugas dari Biro Investigasi Nasional. Menteri Kehakiman Filipina mengungkapkan bahwa saat ditangkap, tersangka sedang online. Sehingga dia tak bisa mengelak saat diseret polisi.
Sebuah penyelidikan awal menunjukkan bahwa dia jg terlibat dlm percakapan online mengenai situs-situs hacking.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar